ASUHAN KEBIDANAN NY “S” GESTASI 33
MINGGU
3 HARI DI PKM BATUPANGA
TANGGAL 15 FEB 2014
STEP.
I IDENTIFIKASI DATA DASAR
NO.
Register : -
Tanggal
Kunjungan : 15 Februari
2014 pukul 10.00 Wita.
Tanggal
Pengkajian : 15 Februari
2014 pukul 10.03 Wita.
A.
Identitas
Istri / Suami
Nama
: Ny “S” / Tn “H”
Umur
: 41 Th / 51 Th
Nikah
: 1 kali lamanya ± 5
tahun
Suku
: Mandar
Agama
: Islam
Pendidikan
: SD / SD
Pekerjaan
: IRT / Tani
Alamat
: Siratuang
B.
Data
Kehamilan Sekarang
1. Ini adalah kehamilan pertama.
2. HPHT : 26 Juni 2013.
3. Pergerakan janin dirasakan sejak umur
kehamilan 4 bulan sampai sekarang.
4. Janin bergerak kuat di bagian kiri
perut ibu.
5. Ibu mengatakan bahwa dirinya sering
mengeluh kencing sedikit demi sedikit.
6. Ibu mendapatkan imunisasi TT 2 kali
selama hamil.
7. Ibu mengatakan tidak merasakan nyeri
perut yang hebat selama hamil.
C.
Riwayat
Menstruasi
1. Menarche : ± 4 tahun
2. Siklus haid : 28 – 30 hari
3. Lama haid : 7 – 8 hari
4. Dysmenorhoe : Tidak ada
D.
Riwayat
Kesehatan
1. Ibu tidak ada riwayat penyakit
keturunan.
2. Ibu tidak pernah menderita penyakit
menular
E.
Data
Psikosial, Ekonomi, & Spiritual
1. Ibu & keluarga sangat senang
dengan kehamilan sekarang
2. Pengambil keputusan dalam keluarga
adalah suami.
3. Rencana persalinan di Puskesmas &
yang menanggung biaya adalah suami.
4. Ibu & keluarga senantiasa berdoa
agar diberikan kelancaran dalam menghadapi proses persalinan nanti.
F.
Pada
Pemenuhan Kebutuhan Dasar Selama Hamil
1. Nutrisi
Jenis makanan : nasi, sayur, ikan
Frekwensi makanan : 3 x sehari
Frekwensi minum : 7 – 8 gelas / hari
2. Eliminasi
BAK :
7 – 8 kali sekari
BAB :
1 – 2 kali sekari
3. Istirahat tidur
Tidur siang : 12.00 – 15.00 wita.
Tidur malam : 20.00 – 05.00 wita.
4. Personal hygiene
1.
Mandi
: 2 x sehari
2.
Mencuci
rambut : 2 x seminggu
3.
Menggosok
gigi : 2 x sehari
4.
Ganti
pakaian : 1 x sehari
5.
Potong
kuku : 1 x seminggu
G.
Pemeriksaan
Umum
1.
Keadaan
umum : Baik
2.
Kesadaran
: Komposmentis
3.
TTV
:
TD
: 120/p MmHg
N :
/menit
P :
/menit
S
: 36,5
4.
Lila
: 378 cm
5.
TB
: 156,5 cm
6.
BB
sebelum hamil : 62 kg
7.
BB
selama hamil : 84,5 kg
H.
Pemeriksaan
Fisik
Kepala
: - Tidak ada benjolan & nyeri tekan.
-
Konjungtira
merah muda, & sklera putih.
-
Tidak
ada cloasma gravidarum.
-
Tidak
ada pembesaran kelenjar tyroid & vena jugularis.
Payudara
: -
Puting susu menonjol.
-
Areola
mammae berwarna coklat kehitaman.
-
Tidak
ada nyeri tekan.
Abdomen
: -
Pembesaran perut sesuai umur kehamilan.
-
Tonus
perut tampak tegang.
-
Tidak
ada luka bekas operasi.
-
Tampak
adanya striae gravidarum /striae livide.
Palpasi :
-
Leopold
I : Tfu 37 cm.
-
Leopold
II : Teraba lebar & keras
seperti papan di perut kanan ibu.
-
Leopold
III : Teraba bulat, keras, &
melenting.
-
Leopold
IV : Konvergen ( ujung-ujung jari
kedua tangan bisa dipertemukann.
Djj terdengar jelas dan kuat pada perut
kanan ibu dengan frekwensi
/i.
Lingkar perut : 105 cm
TBJ :
TFU x L.P = 105 x 37 = 3885 gram.
Ekstremitas atas & bawah :
- Tidak ada oedema &
varices
-
Refleks
patella (+)
I.
Pemeriksaan
Penunjang
-
Pemeriksaan
Lab : HB : 12,5gr/dl.
Protein urine : -
Gol. Darah :
-
-
Pemeriksaan
USG : -
STEP. II IDENTIFIKASI
DIAGNOSA / MASALAH AKTUAL
Diagnosa : G
1 P 0 A 0, Gestasi 33 minggu 3 hari, prsentase kepala, BAP, tunggal, hidup,
keadaan ibu baik.
1.
G1P0A0
Data
Subjektif : Ini adalah kehamilan
pertama.
Data
Objektif :
a. Abdomen nampak tegang.
b. Tampak adanya striae gradivarum &
striae livide.
Analisa & Interpretasi data :
Dari
keterangan ibu yang mengatakan bahwa ini adalah kehamilan pertama ditunjang
nampaknya tonus otot perut yang tegang yang dikarenakan belum pernah mengalami
peregangan sebelumnya serta pada primigravida terjadi pelepasan. FSH yang
menyebabkan pigmentasi pada kulit, akibatnya kapiler-kapiler pada dinding kulit
pecah sehingga timbullah striae livide.
(Prawirohardjo edisi keempat, hal 197
).
2.
Gestasi
33 minggu 3 hari
Data
Subjektif : HPHT : 26 juni 2013
Data
Objektif : Tanggal pengkajian : 12
februari 2014
Analisa
& Interpretasi data :
Dari HPHT tanggal 26 juni 2013 sampai
pengkajian 15 februari 2014 yang dihitung berdasarkan hukum Neagle maka didapat
masa gestasi 33 minggu 3 hari ( Nurul Jannah, hal: 82 ).
3.
PUKA
Data
Subjektif : janin bergerak kuat
dibagian kiri perut ibu.
Data
Objektif :
a. Leopold II : Teraba datar, lebar &
keras seperti papan disebelah kanan ibu.
b. Auskultasi DJJ terdengar jelas pada
perut sebelah kanan ibu.
Analisa & Interpretasi data :
Pada
palpasi leopold II teraba tekanan yang keras, lebar & datar seperti papan
yang merupakan punggung janin terletak disisi kanan ibu, sedangkan pada sisi
kiri teraba bagian-bagian kecil janin ( sinopsis obstetri, hal : 50 )
4.
Presentase
Kepala
Data
Subjektif : -
Data
Objektif : Leopold III : Teraba
keras, bulat, & melenting.
Analisa
& Interpretasi data :
Dari hasil pemeriksaan yang menunjukkan
bahwa bagian bawah teraba bulat, keras, & melenting yang menandakan bagian
terendah adalah kepala. ( Nurul Jannah : 125 )
5.
BAP
Data
Subjektif : -
Data
Objektif : Leopold IV : Konvergen
( ujung-ujung jari kedua tangan bisa dipertemukan ).
Analisa
& Interpretasi data :
Pada palpasi leopold IV jika kedua tangan
masih bisa dipertemukan atau konvergen berarti kepala belum masuk panggul.
(Nurul Jannah, hal : 127 )
6.
Tunggal
Data
Suvjektif : Janin bergerak kuat
disebelah kiri perut ibu.
Data
Objektif :
a. Lepold II : teraba punggung disisi kanan dan bagian kecil janin pada
bagian kiri ibu.
b. Leopold III : teraba kepala dibagian bawah perut ibu.
Analisa
& Interpretasi data :
Dengan pergerakan janin yang dirasakan
pada satu tempat & pada bagian yang lain teraba satu kepala, punggung,
bokong & bagian-bagian kecil janin menandakan bahwa janin tunggal (
obstetri fisiologi untad : 170 & manuaba : 133 )
7.
Hidup
Data
Subjkektif : Pergerakan janin
dirasakan sejak umur kehamilan 4 bulan sampai sekarang.
Data
Objektif : Auskultasi DJJ
terdengar jelas dengan frekwensi 146˟/i.
Analisa
& Interpretasi data :
Salah satu tanda pasti kehamilan adalah
janin mulai bergerak pada usia kehamilan 16 – 20 minggu karena diusia kehamilan
tersebut dinding uterus mulai menipis dan gerakan janin lebih kuat. Djj mulai
berdenyut sejak awal minggu ke-4 setelah fertilisasi, bunyi jantung janin dapat
terdeteksi dengan fetoskop dengan menggunakan teknik ultrasound atau sistem
doppler, hal ini menandakan bahwa janin hidup. (prawirohardjo edisi empat, hal
: 219)
8.
Keadaan
ibu baik
Data
Subjektif : -
Data
Objektif :
a. Keadaan umum : Baik
b. Kesadaran :
Composmentis
c. Konjungtiva :
Merah muda
d. TTV :
TD :
130/p Mmhg
N :
/i
P :
/i
S : 36,5˚C.
Analisa
& Interpretasi data :
Tanda-tanda Vital dalam batas normal tidak
ada tanda-tanda anemia & keadaan umum ibu baik merupakan salah satu tanda
keadaan ibu baik ( Prawirohardjo , hal : 99 )
STEP III IDENTIFIKASI
DIAGNOSA / MASALAH POTENSIONAL
Tidak
ada data yang menunjang
STEP IV TINDAKAN SEGERA
/ KOLABORASI
Tidak
ada data yang menunjang
STEP V RENCANA TINDAKAN
Tujuan :
1. Kehamilan berlangsung normal.
2. Ibu mendapat pengetahuan yang
berhubungan dengan kehamilannya.
Kriteria :
1. Tidak terdapat tanda-tanda bahaya
kehamilan ( perdarahan, pervaginam, tidak ada pergerakan janin, KPD, demam, kejang
).
2. Keadaan ibu & janin baik.
3. TTV dalam batas normal yakni :
TD : Sistole
90 – 130 Mmhg Diastole 60 – 90 Mmhg
N
: 60 – 80 ˟/i
S
: 36,5 ˚C – 37,5˚C
P
: 16 - 18 ˟/menit.
4. Ibu tenang & menerima keadaannya.
5. bu dapat mengetahui tanda-tanda bahaya
kehamilan.
6. Ibu mengetahui keadaannya sekarang.
Intervensi :
1.
Berikan
informasi kepada ibu tentang hasil pemeriksaannya.
Rasional
: Dengan ibu mengetahui keadaan
kehamilannya maka ibu dapat diajak
bekerjasama terhadap semua tindakan yang akan diberikan.
2.
Berikan
dukungan moril kepada ibu.
Rasional : Dengan adanya dukungan
moril, ibu merasa diperhatikan sehingga ibu dapat lebih semangat & yakin
dalam menghadapi kehamilannya.
3.
Anjuran
ibu untuk mengonsumsi banyak buah & sayur.
Rasional : Buah & sayur banyak mengandung vitamin & mineral yang
baik untuk pertumbuhan bayi.
4.
Jelaskan
pada ibu bahwa sering kencing merupaakan hal yang Fisiologis pada kehamilan
trimester III
Rasional : Dengan memberi penjelasan diharapkan ibu dapat mengerti & memahami bahwa sering kencing merupakan hal
normal pada ibu hamil trimester III.
5.
Anjurkan
ibu untuk banyak istirahat.
Rasional : Istirahat dapat memberikan relaksasi pada otot-otot dan dapat
mengurangi bebanj antung serta sel-sel darah merah akan maksimal pada saat
istirahat.
6.
Anjurkan
pada ibu untuk tidak mengangkat benda berat.
Rasional : Penekanan yang semakin kuat dapat menyebabkan sistem peredaran
darah ke ekstremitas bahwa tidak lancar yang dikarenakan gaya gravitasi berlawanan arah dengan peredaran darah ke
jantung, sehingga jika penekanan terlalu kuat akan menyebabkan jantung
pembengkakan pada ekstremitas.
7.
HE
tentang tanda-tanda bahaya kehamilan yakni peredaran pervaginam; gerakan janin
berkurang, KPD & sakit kepala hebat.
Rasional : Ibu mengetahui tanda bahaya kehamilan & dapat lebih tanggap
jika terjadi sesuatu pada kehamilannya.
8.
Mendiskusikan
tentang persiapan persalinan.
Rasional : Agar ibu memiliki persiapan persalinan yang matang dalam
menghadapi proses persalinan baik fisik, psikis, biaya serta tempat yang tepat
untuk kelahiran.
9.
Beri
obat Kalak & Fe.
Rasional : Kalak membantu dalam proses pembentukan gigi, tulang & kuku
pada janin sedangkan Fe dapat memenuhi kebutuhan zat besi bagi ibu & janin.
10. Anjurkan ibu untuk datang kembali atau
follow up.
Rasional : Dengan melakukan pemeriksaan kehamilan secara teratur maka
dengan mudah kita dapat memantau kondisi ibu dan janin, selain itu dapat
mendeteksi secara dini adanya komplikasi.
STEP VI IMPLEMENTASI
Tanggal 15 Februari 2014 pukul 10.05 Wita.
1.
Memberikan
informasi kepada ibu tentang hasil pemeriksaannya, ibu mengerti &
menanyakan apa yang harus dia lakukan agar kondisi dirinya serta kehamilannya
tetap baik.
2.
Memberikan
dukungan moril kepada ibu, ibu nampak tenang & menerima keadaannya.
3.
Mengajarkan
ibu untuk banyak mengonsumsi buah & sayur, ibu mengerti & bersedia
untuk mengonsumsi buah & sayur.
4.
Menjelaskan
pada ibu bahwa sering kencing merupakan hal yang Fisiologis pada kehamilan
trimester III, ibu menganguk.
5.
Menganjurkan
ibu untuk banyak istirahat, ibu menganguk.
6.
Menganjurkan
ibu untuk tidak mengangkat benda berat, ibu berjanji tidak akan mengangkat
benda berat lagi.
7.
HE
tentang tanda-tanda bahaya kehamilan yakni pendarahan, pervaginam, KPD, gerakan
janin berkurang. Ibu dapat mengulang apa yang disampaikan.
8.
Mendiskusikan
tentang persiapan persalinan.
a.
Memilih
tempat persalinan.
b.
Siapa
yang menolong saat persalinan.
c.
Persiapan
biaya persalinan.
d.
Kendaraan
yang akan dipakai ke tempat pelayanan kesehatan.
Ibu
bersedia menyiapkan persalinannya dengan memilih puskesmas sebagai tempat
persalinannya, Bidan yang akan menolongnya, biaya yang ditanggung oleh suami,
serta mobil sebagai kendaraan yang akan dipakai ke tempat pelayan kesehatan.
9.
Memberikan
obat Kalak dengan dosis 3 x 1 / hari & Fe dengan dosis 1 x 1 /hari, ibu
berjanji akan mengonsumsinya dengan tepat.
10. Menganjurkan ibu untuk datang kembali,Ibu
menjawab dengan anggukan.
STEP VII EVALUASI
Tanggal 15 Februari 2014 pukul 10.45 Wita.
1.
Ibu
mengetahui keadaannya sekarang.
2.
Ibu
mengetahui tanda-tanda bahaya kehamilan.
3.
Ibu
tenang & menerima keadaannya.
PENDOKUMENTASIAAN HASIL ASUHAN
KEBIDANAN
NY “S”GESTASI 33 MINGGU 3 HARI
DI PUSKESMAS BATUPANGA
TANGGAL 15 – 02 - 2014
( S O A P )
NO.
Register : -
Tanggal
Kunjungan : 15 Februari
2014 pukul 10.00 Wita.
Tanggal
Pengkajian : 15 Februari
2014 pukul 10.03 Wita.
IDENTITAS ISTRI / SUAMI
Nama
: Ny “S” / Tn “H”
Umur
: 41 Th / 51 Th
Nikah
: 1 kali lamanya ± 5
tahun
Suku
: Mandar
Agama
: Islam
Pendidikan
: SD / SD
Pekerjaan
: IRT / Tani
Alamat
: Siratuang
SUBJEKTIF (S)
1.
Kehamilan
pertama
2.
HPHT
26 Juni 2013
3.
Pergerakan
janin didarasakan kuat pada bagian kiri perut ibu yang dirasakan sejak umur
kehamilan 4 bulan sampai sekarang
4.
Ibu
mengeluh kencing sedikit demi sedikit
5.
Ibu
tidak pernah merasakan nyeri perut yang hebat selama hamil.
OBJEKTIF (O)
1.
Tanggal
pengkajian : 15 Februari 2014
2.
TTV
:
TD
: 120/p MmHg
N :
/menit
P :
/menit
S
: 36,5
3.
Tonus
otot tampak tegang
4.
Tampak
adanya striae gravidarum/ striae livide.
5.
Leopold
I : Tfu 37 cm.
6.
Leopold
II : Teraba lebar & keras
seperti papan di perut kanan ibu.
7.
Leopold
III : Teraba bulat, keras,
& melenting.
8.
Leopold
IV : Konvergen.
9.
DJJ
terdengar jelas & kuat pada perut kanan ibu dengan frekwensi
/i.
10.
Lingkar
perut : 105 cm.
11.
TBJ
: TFU x Lp : 105 x 37
= 3885 gram.
ANALISA (A)
G1P0A0, gestasi
33 minggu 3 hari, puka, presentase kepala, tunggal, hidup, Keadaan ibu baik.
PELAKSANAAN (P)
Tanggal 15 Februari 2014 jam 10.45 Wita.
1.
Memberikan
informasi kepada ibu tentang hasil pemeriksaannya, ibu mengerti &
menanyakan apa yang harus dia lakukan agar kondisi dirinya serta kehamilannya
tetap baik.
2.
Memberikan
dukungan moril kepada ibu, ibu nampak tenang & menerima keadaannya.
3.
Mengajarkan
ibu untuk banyak mengonsumsi buah & sayur, ibu mengerti & bersedia
untuk mengonsumsi buah & sayur.
4.
Menjelaskan
pada ibu bahwa sering kencing merupakan hal yang Fisiologis pada kehamilan
trimester III, ibu menganguk.
5.
Menganjurkan
ibu untuk banyak istirahat, ibu menganguk.
6.
Menganjurkan
ibu untuk tidak mengangkat benda berat, ibu berjanji tidak akan mengangkat
benda berat lagi.
7.
HE
tentang tanda-tanda bahaya kehamilan yakni pendarahan, pervaginam, KPD, gerakan
janin berkurang. Ibu dapat mengulang apa yang disampaikan.
8.
Mendiskusikan
tentang persiapan persalinan.
a.
Memilih
tempat persalinan.
b.
Siapa
yang menolong saat persalinan.
c.
Persiapan
biaya persalinan.
d.
Kendaraan
yang akan dipakai ke tempat pelayanan kesehatan.
Ibu
bersedia menyiapkan persalinannya dengan memilih puskesmas sebagai tempat
persalinannya, Bidan yang akan menolongnya, biaya yang ditanggung oleh suami,
serta mobil sebagai kendaraan yang akan dipakai ke tempat pelayan kesehatan.
9.
Memberikan
obat Kalak dengan dosis 3 x 1 / hari & Fe dengan dosis 1 x 1 /hari, ibu
berjanji akan mengonsumsinya dengan tepat.
10. Menganjurkan ibu untuk datang kembali,
Ibu menjawab
dengan anggukan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar